Palopo– Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Palopo melaksanakan apel pagi yang dirangkaikan dengan pelepasan mahasiswa Asistensi Mengajar Berdampak Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), Senin, 5 Oktober 2026, di pelataran Gedung FTIK UIN Palopo.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dekan FTIK UIN Palopo, Wakil Dekan II, dan III, Kepala Bagian Tata Usaha (TU) FTIK, para Ketua Program Studi dan Sekretaris Program Studi, serta seluruh tenaga kependidikan FTIK UIN Palopo.

Dalam amanatnya, Dekan FTIK UIN Palopo, Prof. Dr. Sukirman, S.S., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas capaian Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) yang berhasil meraih akreditasi Unggul. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil dari kerja sama dan komitmen seluruh pihak di lingkungan FTIK.
“Keberhasilan ini tidak luput dari kerja sama kita semua. Tidak ada keberhasilan tanpa kerja sama semua pihak,” ujar Dekan.
Ia menegaskan bahwa capaian akreditasi Unggul menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika FTIK untuk terus meningkatkan kualitas dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan fakultas.
Usai pelaksanaan apel pagi, kegiatan dilanjutkan dengan pelepasan mahasiswa Asistensi Mengajar Berdampak MBKM FTIK UIN Palopo. Program tersebut diikuti oleh mahasiswa dari dua program studi, yakni Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) dan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD).
Dari Program Studi PGMI, sebanyak 53 mahasiswa akan melaksanakan asistensi mengajar yang ditempatkan di sejumlah sekolah, yakni SD Negeri 24 Temmalebba, SD Negeri 1 Lalebbata Palopo, SDIT Insan Madani, dan MI Datu Sulaiman Putra Palopo.
Sementara itu, dari Program Studi PIAUD, sebanyak 25 mahasiswa akan melaksanakan kegiatan asistensi mengajar di sejumlah lembaga pendidikan anak usia dini di Kota Palopo, di antaranya RA Addariya, TK Paramata Bunda, SKB Kota Palopo, TK Pembina Telluwanua, dan TKIT Harith Foundation.
Dalam arahannya kepada para mahasiswa yang akan melaksanakan asistensi mengajar, Dekan FTIK berpesan agar mahasiswa senantiasa menjaga nama baik almamater selama berada di sekolah dan lembaga pendidikan tempat mereka ditugaskan.
“Jaga almamater kita, kuasai mental dalam mengajar, lahirkan rasa percaya diri dalam ruangan belajar, dan kuasai strategi pembelajaran,” pesan Prof. Sukirman.
Ia berharap para mahasiswa dapat memanfaatkan program tersebut sebagai ruang untuk mengembangkan kemampuan, pengalaman, serta keterampilan mengajar secara langsung di lingkungan pendidikan.
Melalui program Asistensi Mengajar Berdampak MBKM, mahasiswa diharapkan tidak hanya memperoleh pengalaman praktis dalam proses pembelajaran, tetapi juga mampu memberikan kontribusi positif bagi sekolah dan lembaga pendidikan tempat mereka melaksanakan kegiatan.
Kegiatan pelepasan berlangsung dengan penuh semangat dan menjadi momentum bagi mahasiswa untuk membawa nama baik FTIK UIN Palopo sekaligus mengimplementasikan ilmu dan kompetensi yang telah diperoleh selama menjalani proses pendidikan di kampus.
Penulis dan Penyunting: Ismail
Dokumentasi: Humas FTIK

brp_del_th:null;
brp_del_sen:null;
delta:null;
module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 2;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;HdrStatus: auto;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 43;


